Kontroversi Kenaikan Gaji Pegawai Pajak

Kenaikan Gaji Pegawai Pajak - Bekerja sebagai pegawai pajak adalah bukan hal yang mudah. Sebagai pegawai pajak orang harus melakukan survei, audit keuangan dan lainnya. Oleh sebab itu gaji pegawai dirjen pajak tidaklah kecil. Bahkan baru-baru ini gaji pegawai pajak mengalami kenaikan yang cukup fantastis. Kenaikan gaji pegawai pajak bagi pengamat ini juga cukup mendapat tanggapan positif. Tentunya kita tahu jika lahan pajak adalah sebuah lahan subur untuk berbagai aksi suap. Dengan adanya kenaikan gaji bagi para pegawai pajak ini diharapkan agar mereka bisa mengatakan tidak pada suap yang diberikan oleh wajib pajak. 

Kita tentu masih ingat berbagai kasus penyuapan pajak yang merugikan negara sampai milyaran rupiah itu. Dengan adanya kenaikan gaji pegawai pajak diharapkan hal tersebut tidak akan terjadi lagi. Ketika orang sudah merasa cukup dengan apa yang didapat dari gajinya memungkinkan ia menghindari dana lain yang bukan haknya. Namun demikian, bagi masyarakat masih ada yang menilai kenaikan ini berlebihan. Setiap orang yang melakukan pelanggaran pajak pastinya akan bisa melakukannya lagi karena itu merupakan sudah watak mereka. Oleh sebab itu, bagi sebagian orang dinilai kenaikan gaji dari para pegawai pajak ini tidak akan memberikan pengaruh besar.

Berdasarkan Perpres No. 37/2015 mengenai Tunjangan Kinerja di Lingkungan Dirjen Pajak para pelaku di dirjen pajak akan mendapatkan tunjangan gaji tambahan per 1 April. Dimana rincian kenaikan gaji pegawai pajak adalah sebagai berikut. Gaji pegawai struktural pajak untuk eselon 1 mereka akan mendapatkan gaji minimal 84 juta rupiah dan maksimal adalah 118 juta rupiah. Angka ini sungguh sangat fantastis bukan. Sedangkan untuk pejabat eselon II dan III sebagai pejabat struktural akan mendapatkan gaji mulai dari 42 juta hingga 72,5 juta rupiah. Dan juga pejabat pranata komputer utama dirjen pajak akan mendapatkan gaji sebesar 42,5 juta rupiah.

Tak hanya kenaikan gaji pegawai pajak pada pejabat tingginya saja yang naik pada jabatan lain juga akan mendapatkan kenaikan dan bonus tambahan. Untuk pemeriksa pajak madya misalnya mereka akan mendapatkan dana gaji sebesar 37,1 juta. Dan kenaikan pegawai pajak 2015 ini juga terjadi pada pemeriksa pajak muda yang akan mendapatkan dana segar sebagai gaji sebesar 28,7 juta rupiah. Dan pada pejabat Dirjen Pajak mereka akan mendapatkan dana gaji sebesar 28,7 juta. Terakhir bagi para penilai PBB muda mereka akan mendapatkan dana gaji sebesar 24,5 juta rupiah.

Itu adalah sekilas mengenai kenaikan gaji pegawai pajak yang sudah bercampur dengan tunjangan yang didapat setiap pegawai. Dengan gaji tersebut semoga para pegawai pajak bisa menjadi lebih jujur seperti yang diharapkan oleh semua warga Indonesia. Dengan pegawai pajak yang bekerja dengan baik pemasukan dari bidang pajak juga diharapkan akan bertambah dan juga income negara semakin dengan baik. Dengan demikian, negara kita tercinta ini juga akan semakin berkembang menuju arah yang lebih baik.